amdal

Jawablah pertanyaan berikut ini !

  1. Mengapa perlu diterapkan AMDAL ?

Untuk mnghindari kerusakan lingkungan oleh kegiatan manusia. Di negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia, tingkat kesejahteraan masih rendah. Karena itu pembangunan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi pembangunan juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Contoh, pencemaran udara oleh kendaraan bermotor di kota-kota besar, pencamaran limbah industri makin banak diberitakan di daerah-daerah, dan kerusakan tata guna lahan dan tata guna air adalah contoh lain yang mengakibatkan erosi dan banjr yang meningkat. Dengan adanya dampak negatif tersebut, kita harus lebih waspada. Di satu pihak kita tidak boleh takut melakukan pembangunan, karena tanpa pembangunan kita pasti akan ambruk. Di lain pihak kita harus memperhitungkan dampak negatif dan berusaha untuk menekannya menjadi sekecil-kecilnya. Untuk menghindari hal tersebut pembangunan harus berwawasan lingkungan dan terlanjutkan untuk jangka panjang. Dengan usaha ini pembangunan akan dapat bermanfaat maksimal dan Analisis Dampak Lingkungan merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan ini.

Tujuan fundamental AMDAL adalah untuk internalisasi pertimbangan lingkungan dalam proses perencanaan, pembuatan program dan pengambilan keputusan (Caldwell, 1978). Buku pegangan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat menyatakan tujuan AMDAL adalah menjamin bahwa pertimbangan lingkungan telah diikutsertakan dalam perencanaan, rancang bangun (design), dan pelaksanaan proyek (US. AID, 1974)

  1. Mengapa dokumen AMDAL dibuat sebelum berlangsungnya suatu proyek/kegiatan?

Karena AMDAL merupakan alat untuk menyempurnakan perencanaan pembangunan. Dengan penyempurnaan ini diharapkan hasil pembangunan yang akan dicapai akan dapat lebihbaik,yaitu pembangunan yang berwawasan lingkungan dan terlanjutkan.

AMDAL juga dapat menghemat biaya yaitu dengan menghindari biaya yang mubazir karena proyek yang ternyata tidak layak dari segi lingkungan atau biaya tambahan untuk menanggulangi dampak negatif tertentu.

Dampak merupakan akibat dari suatu aktivitas atau kegiatan. Disini kegiatan yang akan direncanakan sudah diketahui, sehingga dapat diperkirakan dampak yang akan terjadi. Amdal dibuat sebelum berlangsungnya kegiatan adalah untuk melndungi lingkungan dari pembangnan yang tidak bijaksana. Dan juga untuk melindungi pembangunan dari dampak aktivitas lingkungan.

Di dalam undang-undang no. 4, 1982, pasal 6 tertera sebagai berikut : “setiap rencana yang diperkirakan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan wajib dilengkapi dengan analisis mengenai dampak lingkungan….”. disini pun jelas bahwa, AMDAL diperuntukkan bagi suatu rencana. Oleh karena itu menrut undang-undang tidaklah benar untuk menggnakan AMDAL bagi proyek yang telah selesai dan telah operasional.

  1. Apa beda antara Komisi Penilai AMDAL dengan Pemberi Ijin?

Tugas Komisi Penilai AMDAL adalah menilai Kerangka Acuan ANDAL (KA_ANDAL), Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

  1. Apa beda AMDAL dengan ANDAL?

  1. Apakah setiap rencana proyek/kegiatan yang telah lolos dokumen AMDALnya pasti akan diberikan ijin usaha tetap? Jelaskan!

Tidak benar jika menganggap AMDAL adalah sat-satunya faktor penentu dalam pengambilan keputusan tentang suatu proyek/kegiatan. Yang benar adalah AMDAL merupakan masukan tambahan untuk pengambilan keputusan, disamping masukan dari teknik, ekonomi dan lain-lainnya. Misalnya, dapat saja terjadi laporan AMDAL menyataka bahwa suatu proyek diprakirakan akan mempunyai dampak negatif yang besar dan penting pada lingkungan. Namun pemerintah berdasarkan pertimbangan politik keamanan yang mendesak memaksakan untuk melaksanakan proyek tersebut. Yang penting untuk dilihat dalam hal ini adalah keputusan tersebut diambil dengan tidak mengabaikan aspek lingkungan, melainkan setelah mempertimbangkan dan memperhitungkannya. Dengan ini keputusan tersebut diambil dengan menyadari sepenuhnya akan kemungkinan terjadinya dampak lingkungan yang negatif. Maka pemerintah pun dapat melakukan persiapan untuk mengahadapinya, sehingga tidak akan dihadapkan pada suatu kejutan yang menyenangkan dan tidak tersangka-sangka sebelumnya. Dengan persiapan itu dampak negatif itu dapat diusahakan menjadui sekecil-kecilnya.

  1. Apakah semua jenis rencana proyek/kegiatan wajib dibuatkan dokumen AMDAL? Jelaskan !

Analisa Dampak Lingkungan lahir dengan tujuan untuk menghindari terjadinya kerusakan lingkungan oleh kegiatan manusia. Sebenarnya usaha manusia untuk megatasi kerusakan bukanlah hal baru, tetapi dengan meningkatnuya skala dan intensitas kegiatan manusia, usaha perlindungan itu tidak lagi memadahi. Skala dan intensitas dampak pun meningkat dan makin bersifat lintas sektoral. Analisa Dampak Lingkungan lahir sebagai sarana untuk mengatasi masalah tesebut.

Di dalam undang-undang no. 4, 1982, pasal 6 tertera sebagai berikut : “setiap rencana yang diperkirakan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan wajib dilengkapi dengan analisis mengenai dampak lingkungan….”.

Di dalam Peraturan Perundangan no. 29 tahun 1986 dinyatakan, semua proyek yang mungkin mempunyai dampak penting diharuskan malaksanakan telaah lingkungan yang hasilnya dituangkan ke dalam Penyajian Informasi Lingkungan (PIL). Berdasarkan PIL tersebut akan diambil keputusan apakah diperlukan AMDAL atau tidak untuk proyek tersebut.

  1. (a). Apa yang dimaksud dengan UKL dan UPL?

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).

Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan.

Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia.
UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan ijin melakukan usaha dan atau kegiatan.

Proses dan prosedur UKL-UPL tidak dilakukan seperti AMDAL tetapi dengan menggunakan formulir isian yang berisi :

  • Identitas pemrakarsa
  • Rencana Usaha dan/atau kegiatan
  • Dampak Lingkungan yang akan terjadi
  • Program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
  • Tanda tangan dan cap

Formulir Isian diajukan pemrakarsa kegiatan kepada :

  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten/Kota untuk kegiatan yang berlokasi pada satu wilayah kabupaten/kota
  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Propinsi untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu Kabupaten/Kota
  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu propinsi atau lintas batas negara
  • Apa kaitan AMDAL dengan dokumen/kajian lingkungan lainnya ?

AMDAL-UKL/UPL

Rencana kegiatan yang sudah ditetapkan wajib menyusun AMDAL tidak lagi diwajibkan menyusun UKL-UPL (lihat penapisan Keputusan Menteri LH 17/2001). UKL-UPL dikenakan bagi kegiatan yang telah diketahui teknologi dalam pengelolaan limbahnya.

(b). Mengapa diperlukan UKL dan UPL?

  1. TPA sampah open dumping ”Buang Sini” telah beroperasi sejak tahun 1980 saat AMDAL belum diterapkan di Indonesia. Padahal TPA sampah adalah salah satu jenis kegiatan yang menimbulkan dampak penting. Lantas tindakan apa yang hendaknya dilakukan?

Perlu ditekankan kiranya, AMDAL adalah sebagai alat dalam perencanaan harus mempunyai peranan dalam pengambilan keputusan tentang proyek yang sedang direncanakan. Artinya AMDAL tidak banyak artinya apabila dilakukan setelah diambil keptusan untuk melaksanakan proyek tesebut. Tindakan yang hendaknya dilakukan adalah tetap menggunakan AMDAL yaitu dengan mempelajari dampak yag dapat ditimbulkan oleh TPA tersebut menurut rencana yang telah ada. Hal ini sebenarnya kurang memuaskan, akan tetapi masih lebih baik daripada sama sekali tidak dilakukan AMDAL. Banyak pengalaman menunjukkan hasil AMDAL masih banyak berguna untuk meninggikan kegunaan proyek dengan mengurangi dampak negatif dan memperbesar dampak positifnya.

  1. Sebuah pabrik tekstil tetah dinyatakan lolos dokumen AMDALnya dan pada akhirnya telah memperoleh ijin usaha tetap. Namun 5 tahun sejak pertama kali beroperasi, warga sekitar mengeluhkan air limbah pabrik tersebut yang mencemari sumur warga. Hasil pemantauan sampel air limbah oleh Bapedalda setempat juga menyatakan bahwa air limbah pabrik tersebut melebihi ambang batas baku mutu.

(a). Menurut Anda, dalam hal ini siapakah yang ’bersalah’? Apakah komisi penilai AMDAL, pemberi ijin, ataukah pemrakarsa/pemilik perusahaan?

(b). Mungkinkah mencabut ijin usaha perusahaan tersebut? Bagaimana mekanismenya?

  1. Buatlah analisa tentang masalah rencana pendirian pabrik baru PT Semen Gresik di Kabupaten Pati Jawa Tengah yang belakangan ini sering diberitakan!

Sumber literatur :

Buku Analisis Dampak Lingkungan oleh Otto Soemarwoto. UGM Press

Buku Hukum Lingkungan Dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia oleh Prof. Dr. M. Daud Silalahi, S.H.

KETENTUAN :

- Jawaban harus Anda buat dalam bentuk file MS. Word 2003 dengan filename AMDAL_rombel_1_NIM_NAMA atau AMDAL_rombel_2_NIM_NAMA atau AMDAL_rombel_3_NIM_NAMA atau AMDAL_rombel_4_NIM_NAMA atau AMDAL_rombel_5_NIM_NAMA (sesuaikan dengan rombel Anda)

- Jawaban Anda ketik dengan font Arial 12, spasi 1,5. Tidak kurang dari 10 halaman.

- Jawablah pertanyaan dengan mencantumkan sumber literatur yang Anda gunakan!

- Kirimkan hasil pengerjaan tugas Anda dengan e-mail ber-attachment ke arumsiwi@staff.unnes.ac.id dengan subject sama dengan filename

- Sistem message-filter telah diterapkan. Pengiriman jawaban yang tidak sesuai ketentuan tidak akan terproses

- Dua atau lebih mahasiswa dengan hasil jawaban persis sama akan dianggap copy-paste dan nilainya akan dibagi dengan angka pembagi sejumlah mahasiswa yang jawabannya persis sama tersebut

- Hasil pengerjaan tugas dianggap sah apabila diterima sebelum 4 April 2009 jam 20.00 WIB.

SELAMAT MENGERJAKAN

About these ads

1 Comment

Filed under amdal

One response to “amdal

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s